4 Cara Mudah Kenali Foto Hasil Editan AI Atau Bukan

Daftar Isi



Jakarta, CNN Indonesia

Foto yang dibuat atau dimanipulasi oleh kecerdasan buatan (AI) telah banyak mengisi sudut-sudut ruang digital. Simak cara mengenali foto AI agar tak tertipu.

Foto hasil manipulasi AI memiliki kualitas yang semakin baik dan membuatnya semakin sulit dibedakan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konten foto AI terkadang disalahgunakan orang-orang tidak bertanggung jawab, mulai dari mengelabui orang lain hingga pembuatan konten seksual tanpa persetujuan, seperti yang belakangan ramai terjadi di X dan mengandalkan Grok AI.

Akses yang mudah terhadap platform image generator AI seperti Grok AI, ChatGPT, hingga Gemini, membuat kita perlu semakin teliti ketika menemukan konten visual.





Dikutip dari Android Authority, ada beberapa elemen yang bisa menjadi perhatian untuk melihat apakah sebuah konten foto adalah hasil AI atau bukan.

1. Manusia dan hewan

Sekilas banyak gambar lanskap yang dihasilkan oleh AI dapat terlihat seperti asli. Namun, hal tersebut tidak terjadi ketika Anda melihat gambar yang menampilkan makhluk hidup.

Gambar-gambar yang dihasilkan oleh AI seringkali terlihat aneh dan menimbulkan rasa ketidaknyamanan.

Misalnya, model AI yang kurang canggih cenderung mengalami kesulitan dalam menggambarkan anatomi manusia. Kita mungkin melihat jari tambahan, bagian tubuh yang terpisah, atau proporsi yang aneh dan fitur yang tumpang tindih dalam kasus yang paling parah.

Hal yang sama juga berlaku sebaliknya. Meskipun AI berhasil mengenali bentuk dengan benar, ia cenderung memberikan tampilan kulit manusia yang halus dan mulus seperti di-airbrush, tanpa ada cacat atau ketidaksempurnaan sama sekali.

Artinya, Anda tidak akan melihat detail seperti pori-pori atau kerutan, meskipun bagian lain dari gambar tersebut sangat tajam. Prinsip yang sama juga berlaku untuk hewan.

2. Perhatikan objek lain

Dengan prompt yang baik, objek utama dalam foto mungkin akan terlihat realistis dan tidak seperti gambar AI.

Namun, kualitas dan detail tersebut mungkin tidak konsisten untuk karakter lain dan latar belakang gambar.

Inkosistensi pada beberapa objek selain objek utama bisa menjadi tanda bahwa foto tersebut adalah hasil buatan AI.

3. Pencarian reverse image

Jika Anda menemukan gambar yang mencurigakan, klik kanan pada gambar tersebut dan ketuk “Cari dengan Google Lens”.

Google dan OpenAI telah mulai menambahkan metadata khusus ke gambar yang dihasilkan oleh AI mereka. Pada dasarnya, mereka menambahkan watermark yang memperingatkan publik masa depan tentang asal-usulnya.

Metadata ini juga akan muncul dalam hasil pencarian Google, sehingga pencarian reverse image akan dengan cepat mengungkapkan gambar yang dihasilkan oleh AI dengan banner peringatan.

Pihak yang berniat menyebarkan informasi palsu seringkali sengaja menggunakan gambar berkualitas rendah karena dapat menyembunyikan detail yang mengungkap asal-usulnya.

Pencarian reverse image dapat membantu Anda menemukan asal-usul sebenarnya dari gambar tersebut serta versi berkualitas lebih tinggi.

Dari sana, ini menjadi masalah penilaian risiko. Jika gambar berasal dari sumber terpercaya seperti situs berita, gambar tersebut kemungkinan aman.

Namun, jika pencarian reverse image hanya menampilkan hasil dari media sosial seperti , Anda sebaiknya berhati-hati.

4. Teks tak jelas

Teks cetak dan tulisan tangan merupakan salah satu tanda paling jelas dari gambar yang dihasilkan oleh AI. Hal pertama yang perlu diperiksa adalah apakah huruf-hurufnya terdefinisi dengan jelas.

Pasalnya, AI cenderung menghasilkan huruf-huruf yang kabur dan hanya terlihat meyakinkan sekilas.

Model AI yang lebih baru mungkin menghasilkan teks dalam gambar dengan akurasi yang cukup baik, jadi langkah selanjutnya adalah mencari petunjuk konteks.

Jika sebuah gambar jelas-jelas tampak berasal dari negara asing dan Anda hanya melihat teks berbahasa Inggris di latar belakang di mana-mana, mungkin sebaiknya menyelidiki aspek lain dari gambar tersebut untuk memastikan keasliannya.

Sebagai catatan, AI dapat menangkap suasana suatu tempat sehingga terlihat meyakinkan, tetapi tidak setiap detail.

(lom/dmi)

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA