loading…
AirNav Indonesia memperbarui informasi aeronautika dan menetapkan delapan bandara berstatus closed hingga estimasi pukul 23.59 WIB pada Minggu (6/9/2026). Foto/Dok
Delapan bandara yang terdampak abu vulkanik tersebut meliputi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Pondok Cabe, Budiarto, Radin Inten II, Pagar Alam, dan Taufik Kiemas.
Untuk Bandara Soekarno-Hatta, penutupan berlaku mulai pukul 18.00 WIB berdasarkan NOTAM A3355/26 (NOTAMR A3351/26). Bandara utama yang melayani penerbangan dari dan menuju Jakarta itu ditutup sementara hingga estimasi pukul 23.59 WIB.
Penutupan juga diperbarui untuk Bandara Halim Perdanakusuma melalui NOTAM A3354/26 (NOTAMR A3349/26), yang berlaku mulai pukul 17.58 WIB hingga estimasi pukul 23.59 WIB. Baca Juga: Erupsi Menerus Anak Krakatau Telah Berakhir, PVMBG: Tetap Waspada Potensi Letusan
Sementara itu, Bandara Husein Sastranegara di Bandung ditutup mulai pukul 18.28 WIB berdasarkan NOTAM C1098/26 (NOTAMR C1093/26). Bandara Budiarto ditutup mulai pukul 18.26 WIB berdasarkan NOTAM C1097/26 (NOTAMR C1094/26). Adapun Bandara Pagar Alam ditutup mulai pukul 18.55 WIB berdasarkan NOTAM C1099/26 (NOTAMR C1088/26).
https://www.youtube.com/watch?v=HHgRZhqyd60
Selain itu, Bandara Taufik Kiemas ditutup mulai pukul 18.03 WIB berdasarkan NOTAM C1096/26 (NOTAMR C1091/26). AirNav Indonesia menyatakan penutupan sejumlah bandar udara tersebut dilakukan untuk mendukung keselamatan penerbangan di tengah perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











