Jakarta, CNN Indonesia —
Ibu kota Ashgabat di Turkmenistan kerap mencuri perhatian sebagai kota yang unik. Julukannya pun banyak dan aneh-aneh, mulai dari ‘Kota Marmer Putih’ sampai ‘Kota Orang Mati’.
Lokasinya yang terkurung di daratan di Asia Tengah, membuat Turkmenistan termasuk ibu kotanya Ashgabat, tidak langsung mudah ditemukan di peta. Meski begitu, tempat ini punya ciri khas yang membuatnya unik untuk disorot, yaitu marmer.
Pada 2013, Ashgabat ditambahkan ke Guinness Book of World Records karena memiliki banyak bangunan berlapis marmer tertinggi di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kota ini terang dengan marmer putih yang mengilap, sebanyak 543 bangunan ditutupi dengan lebih dari 4,5 juta meter persegi marmer, seperti dikutip dari Farout Magazine.
Kenapa harus marmer? Bukan tanpa alasan, ternyata ini salah satu ambisi dari presiden pertamanya, Saparmurat Niyazov. Kemudian ambisi ini diwariskan kepada penerusnya, Gurbanguly Berdimuhamedow.
Mereka ingin menunjukkan kekayaan negaranya, dengan mengimpor langsung semua marmer dari Italia.
Sayangnya hari ini, Ashgabat justru seperti kota mati. Sangat sepi dan sunyi, dengan taman-taman yang selalu kosong. Padahal, Ashgabat dilaporkan memiliki 1 juta populasi penduduk, tetapi malah dijuluki ‘Kota Orang Mati’.
Hal ini karena kebanyakan bangunan di sana adalah bangunan pemerintah yang tidak mudah diakses oleh publik, seperti Istana Presiden.
Namun, ada juga arsitektur di Ashgabat yang mendapat rekor Guinness World Record lainnya, yaitu Pusat Budaya Alem dengan rekor kincir ria dalam ruangan terbesarnya.
Selain terkenal karena marmer putihnya, ada fakta unik lain, yaitu mobil di kota ini pun semuanya berwarna putih. Ini arahan langsung dari pemerintah, mereka percaya bahwa mobil hitam dan gelap membawa kesialan.
Pada 2018 undang-undang ini diberlakukan, sontak pemilik mobil gelap kalang kabut mengecat mobilnya karena tak ingin menghadapi hukuman penjara. Sekarang, mobil putih itu juga harus selalu kinclong, kalau tidak akan diberi denda.
Ini adalah tempat yang menarik tetapi sulit untuk dikunjungi, bahkan dikenal memiliki salah satu visa tersulit di dunia untuk diperoleh.
Kalau berkunjung, perlu didampingi oleh pemandu berlisensi, yang artinya wisatawan tidak sepenuhnya bebas untuk menjelajah sesuka hatinya. Tertarik untuk melihat silaunya kota ini?
(ana/fef)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











