loading…
NASA. FOTO/ NASA
Starliner terakhir kali digunakan pada Juni 2024 untuk membawa astronaut AS, Suni Williams dan Butch Wilmore, ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dalam misi yang awalnya dijadwalkan berlangsung antara delapan hingga 14 hari.
Namun, sistem propulsi pesawat tersebut mengalami masalah saat berada di orbit, sehingga dianggap tidak aman untuk membawa para astronaut kembali ke Bumi.
Akibatnya, kedua astronaut tersebut tertahan di ISS selama sekitar sembilan bulan sebelum akhirnya berhasil kembali ke Bumi.
Berdasarkan laporan evaluasi terhadap penerbangan uji coba yang bermasalah tersebut, NASA mengaitkan kendala itu dengan cacat teknis pada Starliner dan mengklasifikasikan insiden tersebut sebagai kecelakaan “Tipe A”—kategori yang sama dengan bencana fatal pesawat ulang-alik Challenger dan Columbia.
Administrator NASA Jared Isaacman menyatakan bahwa Boeing dan NASA telah bekerja sama untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga dua misi mendatang pesawat ini dapat memainkan peran penting dalam tujuan jangka panjang badan antariksa tersebut.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











