Minuman Terbaik untuk Ginjal, Cocok Diminum Setelah Makan Malam

Jakarta –

Ginjal menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah, menyeimbangkan mineral penting, seperti natrium dan kalium, serta memainkan peran penting dalam mengatur tekanan darah.

Apa yang dikonsumsi tubuh bisa memengaruhi kesehatan ginjal, termasuk asupan minuman setelah makan malam.

Apa Minuman Terbaik untuk Ginjal setelah Makan Malam?

Air putih merupakan minuman terbaik untuk kesehatan ginjal, sebab menghidrasi tubuh tanpa gula, kalori, atau natrium yang ada di minuman lain. Kandungan tersebut diketahui bisa merusak ginjal.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai sistem penyaringan, ginjal bekerja paling baik saat tubuh terhidrasi. Penelitian menunjukkan bahwa hidrasi yang tepat bisa membantu ginjal membuang limbah melalui urine. Minum air, terutama di malam hari sebelum tidur, menjadi salah satu cara penting untuk mencegah batu ginjal.

Ahli diet Kelly L. Burgess, RD, LDN, mengatakan, secara khusus, hidrasi yang cukup menekan vasopresin, yakni hormon yang memberitahu ginjal untuk menghemat air.

“Kadar vasopresin yang terus meningkat dapat memberikan beban tambahan pada ginjal,” katanya.

Saat bersantai di malam hari, biasanya tubuh tidak membutuhkan tambahan elektrolit dan kalium yang ada dalam banyak minuman penambah hidrasi. Air putih juga bebas kafein dan tidak akan mengganggu kualitas tidur.

Cara Mendapatkan Manfaat Maksimal untuk Ginjal dari Minum Air di Malam Hari

Para ahli merekomendasikan beberapa kiat untuk mendapat manfaat maksimal dari minum air putih di malam hari:

  1. Air hangat dapat membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur sehingga memudahkan untuk terlelap
  2. Usahakan minum sekitar 8-16 ons atau 237-473 ml air antara makan malam dan waktu tidur. Meski demikian, kebutuhan hidrasi setiap individu bisa berbeda-beda
  3. Jika sering buang air kecil di malam hari menjadi masalah, minum setidaknya 1-2 jam sebelum tidur.
  4. Ahli gizi Erin Jowett, MS, RD, LDN, menyarankan untuk menambahkan buah utuh, buah sitrus, atau jus cranberry tanpa pemanis untuk menambah rasa.

Bagi pengidap penyakit ginjal kronis stadium lanjut, gagal jantung, atau sedang menjalani dialisis, konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum meningkatkan asupan air secara significan. Sebab, kondisi-kondisi ini bisa mempersulit ginjal membuang cairan berlebih, sehingga berpotensi menyebabkan penumpukan cairan.

(elk/dpy)

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version