Kepulauan Riau, CNN Indonesia —
Nelayan asal kampung Tembeling Tanjung, Kabupaten Bintan Kepulauan Riau (Kepri) ditemukan tewas akibat diterkam buaya saat hendak menjaring ikan.
Korban diketahui bernama Imran bin H Sanjah (34). Ia ditemukan sudah meninggal dunia oleh warga setempat, pada Jumat pagi (16/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua RT 01/RW 01 Kelurahan Tembeling Tanjung, Ramli, mengatakan peristiwa yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 3.30 WIB. Saat itu, korban berada diatas sampan sedang bersiap pergi melaut, namun tiba-tiba korban jadi amukan buaya.
Menurutnya, buaya sempat membawa korban sampai laut, tapi dilepas kembali karena kakak korban berupaya mengejar binatang buas yang menerkam adiknya itu dengan parang.
Korban kemudian ditemukan warga disekitar pelantar rumah, tidak jauh dari lokasi kejadian. Korban ditemukan sudah meninggal dunia, dengan luka robek bagian kepala, mata dan bahu belakang.
Setelah berhasil ditemukan, selanjutnya korban dikebumikan ke tempat pemakaman umum (TPU).
“Iya bang, baru siap dikebumikan. Sekitar jam 3 an tadi lah kejadiannya, korban baru siap dikebumikan,” kata Ramli saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (16/1).
Menurut Ramli buaya tersebut hilang setelah menerkam korban. Warga sekitar sempat mencari buaya itu, namun tidak berhasil menemukannya.
Peristiwa serupa juga pernah terjadi tahun lalu di Kampung Tembeling Tanjung. Saat itu, seorang warga menjadi korban amukan buaya hingga terluka dan dilarikan kerumah sakit.
Ramli selaku ketua RT berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bintan mengenai keberadaan buaya ini, karena sudah memakan korban jiwa. Ia berharap tidak ada lagi korban keganasan buaya selanjutnya.
“Kita berharap ada penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Bintan terkait buaya ini, jangan sampai ada korban jiwa lagi,”ujarnya.
Kepala UPT Damkar Toapaya Asri Kabupaten Bintan, Makmur, mengatakan buaya yang menerkam warga di kampung Tembeling Tanjung sempat dilaporkan tokoh masyarakat setempat. Namun, saat menurunkan petugas ke lokasi kejadian, warga sudah berhasil menemukan korban.
“Iya, warga ada melapor ke kita. Namun waktu tim rescue damkar mau turun, warga sudah temukan korban, hanya 15 menit saja pencarian korban,” ujarnya
Dia juga menanggapi harapan warga di Kampung Tembeling Tanjung, agar buaya yang sering muncul di permukiman warga bisa dievakuasi karena membahayakan keselamatan warga. Dia menyebut, hal itu sudah disampaikan ke pimpinannya agar menjadi atensi dan ditindaklanjuti.
“Saya sudah sampaikan ke pimpinan dan BKSDA Propinsi Kepri untuk tindak lanjut hal tersebut,” katannya.
(arp/dmi)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











