Jakarta, CNN Indonesia —
Neta Auto Indonesia merespons kabar terkait induk perusahaan di China yang mengalami krisis hingga membubarkan tim riset dan pengembangan (R&D) dan tak sanggup membayar para pekerja.
Kabar itu diungkap Car News China yang mengutip informasi dari Leiphone. Tim R&D Neta dikatakan bubar akibat krisis keuangan perusahaan yang terus memburuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu Neta juga melakukan PHK terhadap karyawan hingga disebut tak sanggup membayar pesangon serta sudah memangkas gaji pekerja.
Tak cuma urusan gaji karyawan, Neta juga mengalami masalah dengan pemasok komponen.
Para pemasok lokal menggeruduk kantor pusat Neta Auto di Shanghai untuk menuntut pembayaran. Beberapa di antara mereka memilih tidur di lantai gedung sampai tuntutan dipenuhi.
Respons Neta Auto Indonesia
Frietz F Roboth, Brand PR & Digital Manager Neta Auto Indonesia memberi keterangan resmi terkait informasi itu.
“Rumor yang beredar di internet mengenai Neta Auto membubarkan tim R&D, serta propaganda lainnya adalah informasi tidak benar,” ucap Frietz melalui pesan singkat, Jumat (21/3).
Ia mengatakan Neta sedang melakukan pengurangan biaya produksi serta peningkatan efisiensi melalui optimalisasi organisasi dan prosedur.
“Maka untuk dan propaganda yang tidak benar serta tindakan-tindakan yang merugikan reputasi Neta Auto, perusahaan bakal menindaklanjutinya sesuai dengan hukum berlaku,” kata dia.
Ia juga memastikan apa yang terjadi saat ini tidak mempengaruhi perjalanan bisnis Neta di Indonesia.
Neta Auto pertama kali diluncurkan sebagai merek kendaraan energi baru (NEV) oleh Hozon Auto pada 2018. Merek ini mulai berekspansi ke berbagai negara Asia seperti Thailand hingga Indonesia.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Neta mulai terekam pada November 2023 dan menjual total 181 unit pada tahun itu. Penjualan Neta loncat hingga 607 unit pada 2024.
Sementara pada tahun ini, Neta menjual 53 unit pada Januari 2025 dan 55 unit pada Februari 2025. Saat ini Neta menjual dua model, V-II dan X di dalam negeri.
(ryh/fea)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA