Jakarta, CNN Indonesia —
Mobil listrik baru bZ3X hasil kolaborasi Toyota dan Guangzhou Automobile Group (GAC) berhasil mendapat perhatian besar di pasar China. Bahkan, SUV listrik lima penumpang ini ludes terjual hingga 10 ribu unit hanya dalam waktu satu jam setelah peluncuran.
Selain karena ditunggangi oleh dua merek besar, daya tarik mobil ini jelas karena harganya yang terjangkau.
Toyota melego bZ3X di China mulai dari 110 ribu yuan (atau sekitar Rp247,4 juta, kurs Rp2.249). Harga tersebut sekitar 30 persen lebih murah dari sedan listrik bZ3 yang sudah dijual di China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat kesuksesan bZ3X tersebut, apakah Toyota Indonesia tertarik memboyong mobil ini ke pasar Tanah Air?
Bob Azam, Wakil Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyampaikan pada dasarnya bZ3X merupakan mobil listrik hasil kolaborasi antara Toyota di China dengan GAC.
Kolaborasi ini yang kemudian menghasilkan berbagai strategi untuk menjadikan mobil lebih terjangkau. Strategi bisa dalam berbagai cara, misalnya pengembangan teknologi, perakitan, hingga rantai pasok komponen.
Bob mengatakan tidak mudah jika kemudian bZ3X langsung dibawa ke Indonesia hanya sekadar ingin mengikuti kesuksesan penjualannya di China. Semua butuh proses dan kajian mendalam.
“Itu kan supply chain-nya, supply chain di China. Jadi jangan sampai masuk ke Indonesia, 100 persen impor. Harus juga pikirin itu,” kata Bob di Jakarta, Selasa (18/3).
Kemudian, ia mengatakan kesuksesan sebuah produk otomotif di suatu negara, belum tentu akan terulang persis jika dijual pada negara berbeda.
“Kami juga harus pelajari konsumen, belum tentu apa yang terjadi di China, sukses juga di sini. Karena infrastrukturnya berbeda,” kata dia.
bZ3X dirancang dan dikembangkan oleh GAC Toyota Motor, perusahaan patungan Toyota dengan GAC Group. Harga murah mobil ini sebagian besar didukung pasokan komponen dari GAC, termasuk baterai.
Ada tujuh varian bZ3X yang ditawarkan yaitu 430 Air, 430 Air+, 520 Pro, 520 Pro+, 610 Max, 520 Pro Smart dan 520 Pro+ Smart.Semua varian itu dibekali tiga opsi baterai litium besi fosfat (LFP), yakni 50 kWh untuk 430 km, 58,4 kWh untuk 520 km dan 67,9 kWh untuk 610 km dengan metode pengujian CLTC.
bZ3X merupakan mobil lima pintu yang mampu mengangkut lima penumpang. Dimensi tubuhnya panjang 4,6 meter, lebar 1,85 meter dan tinggi 1,6 meter serta jarak poros roda 2,765 meter.
Mobil ini penggerak roda depan (FWD) dan membawa satu motor listrik bertenaga maksimum 150 kW atau 165 kW.
(ryh/dmi)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA