Jakarta, CNN Indonesia —
Vokalis Kuburan Band membantah lagu Tak Diberi Tulang Lagi yang viral di media sosial dan dianggap balasan lagu Republik Fufufafa milik Slank adalah milik mereka.
Bahkan lagu yang viral dan dianggap menyindir Slank yang kembali mengkritik pemerintah dan penguasa setelah 10 tahun ‘vakum’ tersebut disebut hasil rekayasa AI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Boleh bantu viralkan lagu baru Kuburan yang berjudul AJENG, bukan lagu yang viral di TikTok, yang hoax, karena itu lagu AI,” kata Resa Rizkyan, vokalis Kuburan Band, di media sosial pada Senin (5/1) yang kini sudah tidak ada.
Seperti diberitakan detikPop pada Selasa (6/1), lagu Tak Diberi Tulang Lagi juga tak ditemukan dalam katalog resmi Kuburan Band dalam berbagai platform musik digital.
Selain itu, lagu Tak Diberi Tulang Lagi yang punya unsur hip-hop juga dipandang tidak sejalan dengan Kuburan Band yang selama ini mengusung musik rock.
Meski begitu, Kuburan Band memanfaatkan nama mereka yang terseret dalam perbincangan netizen sebagai wadah promosi lagu terbaru bertajuk AJENG.
Lagu AJENG sendiri sudah dirilis pada November 2025 silam. Namun unggahan pengumuman lagu tersebut kini lebih banyak diisi soal komentar terkait dengan lagu Tak Diberi Tulang Lagi.
Kuburan Band alias The Kubs merupakan band asal musik komedi asal Bandung yang sudah eksis sejak 2001. Mereka sempat viral dengan sejumlah karyanya, seperti Lupa Lupa Tapi Ingat dan Fatamorgana/Pagi Semu.
Sejak rilis, Kuburan Band merilis sejumlah single hingga akhirnya debut dengan album Booming!!! Bee Are The Kill Young Pen Think Gun Thank (2009). Mereka kemudian merilis album 24 Jam Non Stop Musik Hits Booming, Pt. 2 (2011), dan Jass Friend Special Showcase (Live) (2024).
Grup ini bukan hanya dikenal dengan lagunya yang berunsur komedi, tetapi juga tampilannya yang mirip dengan band legendaris Kiss. Namun mereka menyebut terpinspirasi dari kelompok humor Ria Jenaka.
(end)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
