loading…
Google Pixel. FOTO/ DAILY
Menurut laporan Nikkei Asia, perusahaan induk Google, Alphabet Inc., telah menginformasikan perubahan strategi produksi ini kepada mitra rantai pasokannya.
Langkah ini dilaporkan diambil seiring upaya perusahaan teknologi global untuk terus mendiversifikasi rantai pasokan mereka menyusul ketegangan perdagangan yang berkepanjangan antara Amerika Serikat dan China.
Melalui rencana tersebut, operasi perakitan dan produksi perangkat Pixel akan diperluas ke Vietnam dan India, yang kian memainkan peran penting sebagai pusat manufaktur elektronik regional.
Sebelumnya, Google telah meningkatkan kapasitas produksi di kedua negara tersebut serta berhasil mengembangkan dan memproduksi model Pixel premium di Vietnam, sehingga meningkatkan keyakinan perusahaan untuk memindahkan lebih banyak operasi produksi ke luar Tiongkok.
Selain itu, Google juga menargetkan peningkatan pengiriman ponsel pintar Pixel sebesar delapan hingga 10 persen tahun ini dibandingkan dengan sekitar 12 juta unit yang dikirimkan pada tahun sebelumnya.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya sejumlah perusahaan teknologi besar lainnya, termasuk Apple dan Samsung, untuk mendiversifikasi rantai pasokan dan mengurangi ketergantungan pada satu negara manufaktur saja.
Para analis menyatakan bahwa strategi semacam itu—yang awalnya didorong oleh gangguan rantai pasokan selama pandemi COVID-19—kini semakin dipengaruhi oleh faktor geopolitik, biaya operasional, dan manajemen risiko jangka panjang.
(wbs)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











