Hadapi Gempuran Mobil China, Honda Belajar dari Masalah Toyota

loading…

Honda Belajar dari Masalah Toyota. FOTO/ FB

TOKYO – Honda memperketat sistem pengendalian mutu untuk mencegah masalah besar yang melibatkan mesin, komponen, dan perangkat lunak seiring dengan semakin kompleksnya kendaraan modern.

Langkah ini diambil di tengah kebutuhan produsen otomotif untuk mempercepat pengembangan teknologi baru demi bersaing dengan merek-merek dari Tiongkok dan India, tanpa mengorbankan keandalan produk.

Menurut laporan The Drive, pendekatan Honda ini dipaparkan oleh Noriya Kaihara, Wakil Presiden Eksekutif Honda Motor, dan Eiji Fujimura, Presiden sekaligus CEO American Honda.

Fujimura mengakui bahwa Tiongkok saat ini memimpin industri dalam beberapa bidang teknologi. Honda juga telah menempatkan tim di negara tersebut untuk mempelajari teknologi dan metode manufaktur terkini.

Perubahan teknologi, khususnya terkait perangkat lunak, terjadi dengan sangat cepat. Honda perlu bersaing dalam pengembangan perangkat lunak, sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS), dan teknologi kendaraan generasi mendatang.

Namun, Honda tidak ingin mempercepat pengembangan produk dengan mengorbankan kepercayaan pelanggan.

Menurut Fujimura, merek ini memiliki tingkat loyalitas pelanggan yang tinggi, dan keunggulan ini tidak boleh dikorbankan hanya demi mengimbangi kecepatan pengembangan para pesaing.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version