HUT Kemerdekaan RI, Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali Ingin Indonesia Diurus Bersama

INFO TEMPO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) Ahmad Ali berharap agar Indonesia ke depan menjadi negara yang memberikan ruang dan hak yang sama kepada seluruh rakyat. Menurut dia, tidak boleh ada kelompok atau individu yang merasa lebih tinggi dibanding yang lain.

“Harapan untuk Indonesia, tentang cita-cita bernegara kita, bagaimana ke depan semua rakyat Indonesia memiliki hak yang sama antara satu dan yang lain,” ujarnya. Menurut dia, kesetaraan itu mencakup hak untuk berbicara, menyampaikan pikiran, hingga menjalani kehidupan tanpa merasa berada di bawah orang lain.

Sebagai bangsa besar, kata Ahmad Ali, Indonesia seharusnya lebih banyak mendengarkan berbagai gagasan dari masyarakat. “Kami berharap bangsa yang besar harus lebih banyak mendengarkan pikiran dan diurus bersama-sama,” ujarnya.

Ahmad Ali mengatakan pengelolaan bangsa tidak bisa hanya mengandalkan politik sebagai perebutan kekuasaan. Dibutuhkan orang-orang yang sungguh-sungguh memiliki prinsip, idealisme, dan komitmen untuk mengurus negara. Menurut dia, tujuan bernegara hanya dapat dicapai jika semua pihak bersedia terlibat dan tidak merasa paling pintar dibanding orang lain. 

Menurut Ahmad Ali, semangat tersebut juga menjadi bagian dari cita-cita PSI. Partai berlambang gajah itu ingin membawa gagasan dan idealismenya ke dalam ruang pengambilan keputusan politik. Karena itu, target PSI untuk menembus parlemen pada Pemilu 2029 bukan sekadar persoalan mendapatkan kursi. Ahmad Ali juga memandang keberadaan PSI di Senayan sebagai momentum untuk membuktikan apakah gagasan yang selama ini disampaikan dapat diwujudkan dalam kebijakan. 

Ahmad Ali melanjutkan, saat ini PSI masih berada dalam posisi banyak menyampaikan cita-cita dan narasi. Partai tersebut belum memiliki keterlibatan langsung dalam proses pembuatan undang-undang dan pengambilan keputusan di parlemen. Karena  itu, menurut Ahmad Ali, keberhasilan PSI masuk ke Senayan akan menjadi titik penting bagi partai.

Ketika sudah memiliki wakil di parlemen, masyarakat dapat menagih secara langsung apa yang telah dijanjikan dan diperjuangkan PSI. “Ketika PSI ada di Senayan, di situlah jarum jam mulai berdentang. Rakyat akan selalu menagih,” katanya.

PSI menargetkan Pemilu 2029 sebagai momentum untuk membuktikan diri. Setelah dua kali mengikuti pemilu, tapi belum bisa menempatkan wakilnya di Dewan Perwakilan Rakyat, partai itu kini memperkuat organisasi dan mempersiapkan mesin politik dari pusat hingga daerah.

Ahmad Ali berharap, pada 2029, PSI tidak sekadar menjadi pelengkap di antara partai-partai yang telah lebih dulu berada di parlemen. Ia juga ingin PSI hadir dengan kekuatan politik yang mampu membawa gagasannya ke ruang pengambilan keputusan.

“Mudah-mudahan pada 2029 kami akan menjadi bagian dari partai-partai yang ada sekarang. PSI mau lewat ini,” tuturnya.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version