Jangan Diabaikan, Ini 6 ‘Red Flags’ Pertanda Mata Harus Segera Diperiksa

Jakarta –

Mata mendadak buram, merah, atau muncul kilatan cahaya? Jangan buru-buru menganggapnya sepele. Perubahan penglihatan yang terjadi tiba-tiba bisa menjadi tanda masalah serius yang membutuhkan penanganan medis segera.

Dalam media briefing Hari Penglihatan Sedunia 2026, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sampai gangguan penglihatan makin berat sebelum memeriksakan mata.

Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, dr Andi Saguni, MA, menegaskan pentingnya mengenali gangguan penglihatan dan melakukan pemeriksaan sejak dini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Gangguan penglihatan dapat terjadi pada siapa saja. Namun, banyak gangguan penglihatan dapat dicegah, ditemukan lebih dini, ataupun dikoreksi apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara berkala,” ujar Andi, Selasa (13/10/2026).

Lantas, gejala apa saja yang perlu diwaspadai? Berikut enam tanda gangguan mata yang sebaiknya tidak diabaikan.



1. Penglihatan turun mendadak

Pandangan tiba-tiba kabur atau kemampuan melihat mendadak menurun pada satu maupun kedua mata? Jangan menunggu sampai kondisinya membaik sendiri.
Penurunan penglihatan secara mendadak bisa berkaitan dengan kondisi serius yang membutuhkan evaluasi medis segera. Sebaiknya langsung cari pertolongan medis, terutama jika perubahan terjadi secara tiba-tiba.

2. Mata merah disertai nyeri hebat

Mata merah memang bisa disebabkan oleh berbagai hal. Namun, kalau disertai nyeri hebat, sakit kepala, mual, atau muntah, jangan asal meneteskan obat mata.
Kombinasi gejala tersebut dapat menandakan kondisi darurat yang perlu segera diperiksa dokter. Hindari menggunakan obat mata sembarangan tanpa mengetahui penyebabnya.

3. Kilatan cahaya atau bintik melayang mendadak bertambah banyak

Pernah melihat bintik-bintik kecil yang seolah melayang di depan mata? Gejala ini dikenal sebagai floaters.

Jika jumlahnya mendadak bertambah banyak, muncul kilatan cahaya, atau ada bayangan seperti tirai yang menutupi sebagian penglihatan, segera periksa ke dokter mata. Gejala tersebut dapat berkaitan dengan gangguan pada retina yang membutuhkan penanganan cepat.

4. Mata cedera atau terkena bahan kimia

Mata terkena benturan, tertusuk benda, atau kemasukan bahan kimia? Jangan menunda mencari pertolongan medis.

Khusus jika terkena bahan kimia, segera bilas mata menggunakan air bersih yang mengalir dan cari pertolongan di instalasi gawat darurat (IGD). Jangan menggosok mata atau mencoba menetralkan bahan kimia dengan cairan lain.

5. Muncul bercak putih pada pupil anak atau mata tampak juling

Orang tua juga perlu memperhatikan perubahan pada mata anak. Salah satunya, muncul bercak putih pada pupil atau bagian hitam mata, terutama jika terlihat berulang pada foto.

Mata yang tampak juling atau tidak sejajar juga perlu diperiksakan. Jangan menunggu anak mengeluh sulit melihat, karena anak belum tentu menyadari atau mampu menjelaskan gangguan penglihatannya.

Pemeriksaan oleh tenaga medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.

6. Penglihatan ganda muncul tiba-tiba

Melihat satu benda seperti menjadi dua? Jika penglihatan ganda muncul mendadak, jangan dianggap sekadar kelelahan.
Kondisi ini perlu segera diperiksa, terlebih jika disertai sakit kepala hebat, kelemahan pada anggota tubuh, wajah mencong, atau kesulitan berbicara. Jika gejala tersebut muncul, segera cari pertolongan darurat.

Jangan Tunggu Mata Bermasalah

Mengenali tanda bahaya penting, tetapi pemeriksaan mata juga jangan hanya dilakukan ketika keluhan sudah muncul. Sejumlah gangguan penglihatan dapat berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.

Andi mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan dan segera menindaklanjuti hasil skrining jika ditemukan gangguan.

“Jangan menunggu mata bermasalah, kenali tanda gangguan penglihatan, lakukan skrining dan pemeriksaan secara berkala, dan segera tindak lanjuti apabila ditemukan gangguan,” kata Andi.

Pemeriksaan mata berkala penting terutama bagi orang dengan faktor risiko, seperti penyandang diabetes dan orang dengan riwayat keluarga glaukoma. Anak-anak juga perlu mendapat perhatian karena gangguan penglihatan bisa memengaruhi proses belajar dan tumbuh kembang.

Ingat, kalau penglihatan berubah mendadak atau muncul tanda bahaya pada mata, jangan menunggu jadwal pemeriksaan rutin. Segera cari pertolongan medis agar penyebabnya bisa diketahui dan ditangani dengan tepat.

Saksikan Live DetikPagi:

Halaman 2 dari 3

Simak Video “Video: Bahaya Kucek Mata Saat Kena Abu Vulkanik“
[Gambas:Video 20detik]

(amf/up)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA