Kejar-kejaran Ketat, Jaecoo J5 Pangkas Jarak dengan BYD Atto 1

loading…

Jaecoo J5 EV membukukan 3.276 unit pada September 2026 dan menempel ketat BYD Atto 1 di puncak penjualan mobil listrik. Foto: Jaecoo Indonesia

JAKARTA – Di tengah pasar yang menyusut 7,89 persen, BYD Atto 1 kehilangan 720 unit, sementara Jaecoo J5 EV justru naik dan memangkas jaraknya. Penjualan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) pada September 2026 tercatat 16.043 unit, turun dari sekitar 17.400 unit pada Agustus.

Temuan ini berasal dari data penjualan pabrik ke diler (wholesales) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Atto 1 masih memuncaki daftar dengan 4.840 unit, tetapi angka itu merosot dari 5.560 unit pada Agustus atau turun 12,95 persen. Jaecoo J5 EV membukukan 3.276 unit, naik dari 3.214 unit sebulan sebelumnya.

Jarak menyempit

Selisih kedua model mengerut dari 2.346 unit menjadi 1.564 unit. Dihitung dari data itu, pangsa pasar Atto 1 tergerus dari 31,9 persen menjadi 30,2 persen.

Adapun pangsa J5 naik dari 18,5 persen menjadi 20,4 persen. Sebagai pembanding, tiga model teratas menguasai 62,4 persen pasar September, naik dari 59,5 persen pada Agustus.

Geely EX2 ikut melesat menjadi 1.890 unit dari 1.595 unit, atau naik 18,5 persen. Wuling Aira EV naik dari 754 unit menjadi 855 unit. MG S5 EV melonjak 54,4 persen, dari 428 unit menjadi 661 unit. VinFast VF 3 bertambah dari 341 unit menjadi 374 unit. Adapun iCAR V23 bertahan di 500 unit dan Wuling Binguo EV membukukan 430 unit.

Yang rontok

BYD M6 anjlok dari 679 unit menjadi 379 unit, turun 44,2 persen. Geely EX5 merosot dari 487 unit menjadi 353 unit, sedangkan Wuling Darion EV yang mencatat 443 unit pada Agustus tak lagi masuk sepuluh besar.

Selisih akumulasi Januari-September dan Januari-Agustus menunjukkan BYD Atto 3 hanya menyisakan 84 unit dari 363 unit. AION V pun tinggal 188 unit dari 563 unit.

Secara akumulasi Januari-September 2026, penjualan BEV sekitar 117.800 unit atau 17,3 persen dari wholesales domestik sebanyak 679.020 unit.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version