Jakarta, CNN Indonesia —
Hyundai Staria yang selama ini dikenal sebagai MPV boxy bermesin diesel, kini hadir dengan jantung motor listrik yang mampu menempuh jarak 400 km dengan sekali cas berdasarkan siklus WLTP.
“Hyundai terus memperluas lini kendaraan listriknya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di Eropa. STARIA Electric menghadirkan keunggulan EV kami pada sebuah model yang sudah dikenal dan dipercaya banyak pelanggan,” kata Xavier Martinet, President & CEO, Hyundai Motor Europe dalam keterangan tertulisnya dikutip Rabu (14/1).
Desain eksterior Staria Electric masih sama dengan model mesin konvensional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martinet mengatakan mobil ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, operator shuttle, maupun pengguna dengan gaya hidup aktif. Lalu ruang kabin tetap dibuat lega dengan lantai rata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai mobil berbasis baterai, Staria ditopang pengisian cepat DC ultra-fast dari 10-80 persen dalam kurang lebih 20 menit. Lalu baterainya berkapasitas 84 kWh.
Baterai dipadukan dengan motor listrik 160 kW (218 PS), sementara kemampuan menarik beban hingga 2.000 kg.
Ada juga fitur Vehicle-to-Load (V2L), port USB berdaya tinggi 100 W, serta Digital Key. Kemudian kabin juga tersedia dua layar 12,3 inci serta sistem infotainment generasi terbaru ccNC dan dukungan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA).
Akan ada dua versi dari Staria Elecric yaitu 7 kursi (Luxury) dan 9 kursi (Wagon).
Mobil ini akan dipasarkan di Korea Selatan dan Eropa pada kuartal I 2026, sedangkan produksi berlangsung di pabrik Hyundai Motor di Ulsan, Korea Selatan.
Soal harga, sejauh ini belum diumumkan secara resmi.
(ryh/mik)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
