Jakarta, CNN Indonesia —
Selama ini, salmon selalu disebut-sebut sebagai sumber asam lemak omega-3 terbaik. Padahal, ikan yang banyak ditemukan di RI mengandung kandungan sama dalam jumlah yang lebih tinggi.
Hal ini diungkapkan oleh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Gadis Sri Haryani dalam seminar beberapa waktu lalu. Menurutnya, ikan sidat justru memiliki kandungan asam lemak omega-3 tertinggi di antara salmon dan gabus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Selama ini, kita selalu mengira salmon yang paling tinggi [omega 3]. Ternyata sidat justru memiliki nilai gizi tertinggi,” ujar Gadis, mengutip laman BRIN.
Asam lemak omega-3 merupakan lemak tak jenuh ganda yang berperan penting untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Sayangnya, tubuh manusia tak bisa memproduksi omega-3 dalam jumlah yang cukup sesuai kebutuhan. Untuk itu, setiap orang disarankan bisa mendapatkan asupan omega-3 dari makanan yang dikonsumsi.
Mengutip laman Cleveland Clinic, beberapa penelitian menunjukkan bahwa omega-3 dapat menurunkan beberapa risiko penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, hingga Alzheimer.
Ikan sidat dan salmon sama-sama merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. Namun, keduanya memiliki komposisi yang berbeda.
Beberapa penelitian, terutama di Asia, memang menunjukkan bahwa ikan sidat memiliki total DHA/EPA yang lebih tinggi. Namun, penelitian lain menemukan, salmon memiliki kandungan lemak tak jenuh ganda yang lebih tinggi.
Menukil laman Food Struct, ikan sidat memiliki lebih banyak vitamin A dan zinc. Sementara salmon lebih tinggi kandungan selenium dan vitamin B.
Ikan sidat bahkan disebut dapat memenuhi kebutuhan vitamin A harian, angkanya 71 persen lebih banyak daripada salmon.
Selain itu, ikan sidat juga ditemukan memiliki kalsium dan zat besi yang lebih tinggi dibandingkan salmon.
Hanya saja, yang perlu diperhatikan adalah kadar kolesterol di dalamnya. Salmon mengandung jumlah kolesterol yang lebih rendah dibanding ikan sidat.
Dalam 100 gram (g) salmon terdapat sekitar 63 miligram (mg) kolesterol. Dalam jumlah yang sama, terdapat sekitar 161 mg kolesterol pada ikan sidat.
(asr)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
