Jakarta, CNN Indonesia —
Film terbaru Godzilla yang menjadi sekuel dari Minus One akan tayang tahun ini. Film bertajuk Godzilla Minus Zero itu dipastikan tayang November 2026 oleh Toho selaku rumah produksi.
Dalam unggahan di media sosial, Toho mengumumkan Godzilla Minus Zero tayang 3 November di Jepang, bertepatan dengan hari pembukaan film Godzilla pertama di bioskop pada 1954. Tanggal itu sekarang diperingati sebagai Hari Godzilla.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan film itu dijadwalkan rilis di Amerika Utara hampir bersamaan, yakni pada 6 November, yang jarang terjadi untuk film Godzilla produksi Jepang.
Namun, belum ada informasi lebih lanjut penayangan Godzilla Minus Zero di Indonesia akan mengikuti jadwal perilisan di Jepang, Amerika, atau memiliki tanggalnya sendiri.
Godzilla Minus One juga tayang perdana pada 3 November di Jepang pada 2023, dan menjadi film Godzilla produksi Jepang terlaris dan memenangkan Oscar untuk efek visual.
[Gambas:Video CNN]
Takashi Yamazaki kembali sebagai sutradara, penulis skenario, dan pengawas VFX untuk Godzilla Minus Zero.
Meskipun detail plot belum dirilis, produksi sudah dimulai di Toho Studios, dengan Robot sebagai produser dan efek visual ditangani Shirogumi.
Judul sekuelnya terungkap selama festival Godzilla pada November 2025 setelah sekuel tersebut pertama kali diumumkan pada 2024.
Di Amerika Utara, Godzilla Minus One menghasilkan US$56 juta, film live-action berbahasa Jepang terlaris sepanjang masa. Minus One jadi film Godzilla pertama yang pernah dinominasikan untuk Oscar dan film fitur Jepang pertama yang memenangkan kategori efek visual.
Yamazaki mengatakan kepada Variety pada 2025 bahwa Godzilla Minus One dibuat dengan anggaran US$15 juta dan bahwa anggaran untuk sekuelnya kemungkinan akan lebih besar.
Ia juga merefleksikan penggunaan AI dalam pembuatan film, dengan mengatakan, “Sampai baru-baru ini, saya masih syuting menggunakan film dan saya suka menggunakan miniatur.”
“Jadi saya tahu bahwa suatu hari nanti kita harus merangkul dan bekerja dengan AI, tetapi saya mungkin akan menjadi salah satu yang terakhir karena saya suka bekerja dengan teknologi dan teknik yang lebih lama.”
(chri)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
