loading…
Pelatihan Panen dan Pascapanen Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDMP) 2026 yang diselenggarakan AKPY. FOTO/dok.SindoNews
“Targetnya supaya pekebun bisa mencapai produktivitas minimal 24 ton TBS per hektare per tahun. Dengan rendemen 24-25 persen, CPO-nya bisa sekitar 6 ton per hektare per tahun,” kata Praktisi Kebun Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY), Tri Haryadi mewakili Direktur AKPY Dr. Sri Gunawan dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: AKPY-STIPER Dorong Hilirisasi Sawit Melalui Inovasi Produk UMKM
Hal itu disampaikan dalam Pelatihan Panen dan Pascapanen Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDMP) 2026 diselenggarakan AKPY dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Adapun kegiatan tersebut berlangsung dari 28 September hingga 2 Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong pekebun menerapkan praktik pertanian yang baik (Good Agricultural Practices/GAP).
Tri mengatakan sebagian besar pekebun telah menggunakan bibit unggul dan mengikuti program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Namun, produktivitas masih perlu ditingkatkan melalui perbaikan pengelolaan kebun, terutama pemenuhan kebutuhan pupuk dan teknik panen. “Bibit unggul sudah digunakan, tetapi produksinya tidak akan tercapai kalau pupuknya tidak cukup,” tegasnya.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











